Forum pertemuan "tingkat tinggi" strategis yang menjadi ruang komunikasi dan sinkronisasi kebijakan ekonomi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara (Sulut), High Level Meeting (HLM) yang berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulut di Kota Manado, pada Selasa, 24 Februari 2026.
Kegiatan yang juga dihadiri Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda itu pun dalam pemaparannya dihadapan para peserta komite penting daerah, yakni Gubernur Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Kepala Perwakilan BI Sulut, Andry Prasmuko, Kepala OJK, beserta para Kepala Daerah dan Sekretaris Daerah, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), hingga Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), pun oleh Bupati Joune Ganda menegasakan akan komitmen dalam menjaga stabilitas harga dan mempercepat transformasi digital.
Dikatakan Bupati, bahwa Minahasa Utara siap menjadi daerah yang responsif terhadap isu inflasi, khususnya terkait harga pangan. Dimana,instabilitas harga bukan hanya tentang angka-angka statistik, tetapi itu berkaitan langsung dengan daya beli dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami di Minut terus memperkuat koordinasi dengan TPID, distributor, dan pelaku usaha agar pasokan tetap terjaga serta gejolak harga bisa diantisipasi lebih dini,” ujar Joune Ganda.
Dirinya yang juga sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Perangkat Daerah dan Desa Seluruh Indonesia (APKASI), menyoroti tentang pentingnya percepatan digitalisasi pelayanan publik dan sistem transaksi daerah. "Optimalisasi kanal pembayaran digital, transparansi pengelolaan keuangan, hingga perluasan literasi keuangan digital bagi UMKM menjadi bagian dari agenda prioritas Pemkab Minut," ucapnya.
Adapun turut hadir mendampingi Bupati Joune Ganda, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekda) Minut Novly Wowiling, Kepala Dinas Perdagangan, Max Tapada, Kabag Pemerintahan Minut Seferson Sumampouw, Kabag Ekonomi Joice Katuuk, serta Kepala Dinas Kominfosan Minut, Asryadi Lalompoh.
Diharapkan dalam pertemuan tersebut untuk mampu melahirkan langkah-langkah inovatif dalam menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat ekosistem ekonomi digital di Bumi Nyiur Melambai. Adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, OJK, dan seluruh jajaran pemangku kepentingan, oleh Pemda Kabupaten Minahasa Utara pun optimistis akan terus menjaga stabilitas ekonomi, sekaligus mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
(Mild/*)


