Kejati Sulut "Kuliti" 3 Direksi Aktif Dan Mantan BSG, Kabarnya Dirut Pepah Rabu Hari Ini


MANADO
sulutberita.com

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut saat ini tengah telah melakukan pemeriksaan secara marathon kepada sejumlah petinggi Bank Sulut-Gorontalo (Bank Sulut-Go/BSG).

Informasi teranyar sudah 3 petinggi baik masih aktif menjabat atau mantan/ sudah tak menjabat, telah memberikan keterangan di Kantor Kejati Sulut yang berada di Jalan 17 Agustus Teling Manado.

Informasi pada Senin (20/04/2026) satu orang dan dua lainnya diperiksa Selasa (21/05/2026).

"Semua petinggi Bank Sulut-Go akan memberikan keterangan ke Kejati Sulut, baik yang masih aktif maupun yang sudah tak lagi menjabat," ungkap sumber media ini.

Menurut sumber memang ada panggilan memberikan keterangan di Kejati.

"Tapi penyaluran CSR sudah sesuai aturan dan penerimanya adalah masyarkat," ungkapnya lagi.

Sementara itu dari sejumlah informasi yang media ini peroleh selain jajaran direktur, kabarnya di pihak komisaris bisa ikut diperiksa pihak Kejati Sulut.

Saat dikonfirmasi Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulut Januarius Bolitobi, S.H. membenarkan soal pemeriksaan ini.

"Ada dua orang yang diperiksa hari ini," ungkap Januarius yang tidak menyebutkan identitas yang diperiksa saat dikonfirmasi Selasa (21/04/2026).

Sayannya Dirut Bank Sulut-Go Revino Pepah yang juga kabarnya akan ikut memberikan keterangan di Kejati Sulut yang kabarnya pada Rabu hari ini, belum membalas upaya konfirmasi media ini.

Namun Pimpinan Divisi Corporate Secretary (Corsec) Bank SulutGo Heince Rumende secara tidak langsung membenarkan adanya kabar ini.

"Warga negara harus taat Hormati proses hukum.' Tulis Pimdiv Heince melalui pesan WhatsApp pada wartawan media ini, Rabu (22/04/2026) ini.

Adapun dari sejumlah sumber menyebutkan bahwa pemeriksaan ini terkait penyaluran dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau yang lebih populer dengan Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2022, 2023 dan 2024 dengan total sekira Rp120 miliar.

Menurut sebuah sumber, pemanggilan para petinggi dan mantan petinggi ini untuk memperjelas aliran dana CSR yang disalurkan melalui kepala daerah.

Kabarnya, yang telah mendapat surat panggilan adalah yang masih aktif adalah Direktur Utama Revino Pepah, Direktur Umum Joubert Dondokambey, Direktur Operasional Louisa Parengkuan, beserta dua orang mantan yaitu Machmud Turuis (Direktur Kepatuhan) serta Pius Batara (Direktur Pemasaran).

(Drin/***)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.