MANADO sulutberita.com
Instruksi Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE., percepatan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut.
Hal tersebut dikatakan Gubernur pada Jumat 13 Maret 2026, bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan wujud empati seorang pemimpin terhadap kebutuhan keluarga besar ASN menjelang hari kemenangan.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 yang diperkuat dengan Peraturan Gubernur Sulawesi Utara Nomor 5 Tahun 2026 sebagai payung hukum di daerah.
Kebijakan tersebut juga menjangkau seluruh lapisan pegawai tanpa terkecuali. Sebanyak 16.949 orang akan merasakan manfaat langsung dari kebijakan ini. Angka tersebut mencakup 8.492 orang PNS, 8.184 orang PPPK, hingga 273 orang PPPK Paruh Waktu.
Dengan total alokasi anggaran mencapai Rp67,2 Miliar, Pemerintah Provinsi pun berharap dana ini dapat menjadi “napas segar” bagi ketahanan ekonomi keluarga para ASN.
Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap abdi negara dapat menyambut hari raya dengan tenang tanpa dibayangi beban finansial yang berat.
Dibalik angka-angka anggaran yang sangat fantastis itu, Gubernur Yulius menyisipkan pesan mendalam dan menyentuh hati, bahwa THR bukan sekadar tambahan penghasilan, melainkan amanah yang harus dikelola dengan bijak.
Tak hanya itu, dirinya pun secara khusus mengimbau agar dana ini diprioritaskan untuk kebutuhan mendasar keluarga, dan menjauhi gaya hidup pamer atau flexing yang tidak bermanfaat.
“Setiap rupiah belanja daerah yang disalurkan haruslah berdampak nyata. Gunakanlah untuk hal-hal yang esensial dan mari kita rayakan kemenangan dengan kesederhanaan yang bermartabat, bukan dengan kemewahan yang semu,” pesan Gubernur Yulius sembari berharap lewat instruksinya itu melahirkan kebahagiaan para keluarga ASN di rumah, sehingga akan berdampak dalam kualitas kinerja dengan pelayanan publiknya yang semakin baik di lingkungan kantor.
Adapun bagi Gubernur, kesejahteraan aparatur adalah fondasi utama agar mesin pembangunan di Sulawesi Utara dapat bergerak lebih cepat dan lebih kuat demi melayani seluruh lapisan masyarakat. Dimana, langkah ini juga menjadi bukti nyata, bahwa di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus, keberadaan pemerintah hadir bukan hanya sebagai pengatur, tetapi sebagai pelindung yang peduli pada kebahagiaan keluarga para abdi negara.
(IS/**)

