Pihak Bandara Sam Ratulangi Manado Pastikan Tetap Beroperasi Normal Pasca Gempa 7,6


MANADO
sulutberita.com

Pasca kejadian gempa bumi tektonik berkekuatan 7,6 Magnitudo yang mengguncang wilayah Pantai Barat Daya Pulau Batang Dua, Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), pada Kamis (02/04) pukul 06.48.14 WITA, yang berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 1,25° LU dan 126,27° BT, atau sekitar 129 Km arah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) dengan kedalaman 33 Km.

Oleh pihak otoritas Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado memastikan operasional tetap berjalan dengan normal. Seluruh jadwal penerbangan domestik maupun internasional berlangsung sesuai rencana tanpa adanya holding, divert, delay, maupun pembatalan akibat gempa. Selain itu pula, layanan navigasi penerbangan (ATC) serta operasional maskapai dan ground handling juga tetap berjalan dengan baik.

Dari hasil pemeriksaan menyeluruh oleh PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi  sebagai pengelola bandara menunjukkan bahwa fasilitas dan infrastruktur bandara berada dalam kondisi aman dan laik operasi. 

Area pergerakan pesawat (movement area) dinyatakan service able tanpa adanya kerusakan yang mengganggu operasional penerbangan. Meskipun tidak terdapat dampak signifikan terhadap operasional, terdapat beberapa kerusakan ringan hingga sedang pada fasilitas bandara, antara lain, Kerusakan plafon di Gedung Terminal dan beberapa retakan pada dinding Gedung Terminal serta retakan pada dinding juga lantai di Gedung Airport Facilities (AFL), yang saat ini masih dalam proses perbaikan adanya juga gangguan pada sistem pelaporan penumpang berangkat (CUCS) yang telah berhasil dipulihkan.

Selain itu, proses evakuasi pengguna jasa bandara telah dilakukan secara cepat dan terkoordinasi serta tidak terdapat laporan korban luka baik dari penumpang maupun personel

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari maskapai, operasional penerbangan tetap berjalan dengan lancar dan seluruh penumpang dalam kondisi aman.

“Kami memastikan bahwa operasional penerbangan di Bandara Sam Ratulangi Manado tetap berjalan normal. Berdasarkan koordinasi dengan seluruh maskapai, tidak terdapat gangguan signifikan terhadap jadwal penerbangan dan seluruh penumpang dalam kondisi aman,” ujar Radityo.

Ia juga mengimbau kepada seluruh penumpang untuk tetap tenang serta selalu berkoordinasi dan melakukan konfirmasi kepada maskapai terkait jadwal penerbangan masing-masing.

Saat ini Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado tidak mengalami dampak signifikan akibat gempa. Seluruh fasilitas utama dalam kondisi aman dan laik operasi, serta operasional penerbangan dan pelayanan penumpang tetap berjalan normal pasca kejadian.

Adapun guncangan gempa tersebut dirasakan hingga di wilayah Manado dengan intensitas IV–V MMI, dimana getaran dirasakan oleh hampir seluruh masyarakat dan menyebabkan sebagian orang terbangun. Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado yang berjarak sekitar ±156 km dari pusat gempa turut merasakan guncangan tersebut, baik oleh personel operasional maupun para pengguna jasa bandara.

(Drin/*)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.