Dr. Joune Ganda Tampil Sebagai Pembicara Utama Di Satu Tahun Periode Kedua Kepemimpinan JG-KWL

(Foto:Istimewa)

MINAHASA UTARA
sulutberita.com

Tampil sebagai Keynote Speech/Pembicara Utama dalam kegiatan "Diskusi Publik Satu Tahun Periode Kedua Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara (Minut)", pada Senin 9 Maret 2026, di Gedung Tumatenden, Ruang Sidang Paripurna Kantor DPRD Minut, Airmadidi Atas, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minut, oleh Bupati Dr. Joune Ganda pun telah menyampaikan sejumlah poin strategis untuk kemajuan kesejahteraan daerah dan masyarakat Minahasa Utara.

Adapun kegiatan kolaborasi antara DPRD Kabupaten Minut dan Pemerintah Daerah (Pemda) Minut itu pun dikemas dalam bentuk Diskusi Publik yang bertema "Konsolidasi Tata Kelola dan Akselerasi Transformasi Pembangunan Kabupaten Minahasa Utara Berbasis Inovasi dan Kolaborasi Menuju Pertumbuhan Inklusi dan Berkelanjutan".

Dalam diskusi itu juga menghadirkan sejumlah narasumber ternama, seperti Dekan Fisip Unsrat Manado Dr Ferry Liando, Ketua ISEI Manado Prof Joy Tulung, Ketua Umum Tepanas dan Fastri Panca Sarungu dan Kepala Kantor BPS Kabupaten Minut Abdulah Kango.

Dr. Joune Ganda pun dalam kesempatan itu telah memaparkan sejumlah hal yang telah dilakukan Pemda Kabupaten Minut, dibawah kepemimpinan dirinya bersama Wakil Bupati Kevin Lotulung di tahun pertama periode kedua, salah satu diantaranya terkait tata kelola pemerintahan, dengan capaian terukur yang sesuai parameter pemerintah pusat.

Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Minut pada tahun 2025 mencapai 5,5 persen. Angka tersebut didorong oleh sejumlah sektor utama seperti perdagangan, konsumsi masyarakat, pertambangan, serta pariwisata.

“Kami juga mampu menekan tingkat kemiskinan. Sesuai catatan pada tahun 2025, tingkat kemiskinan berhasil diturunkan menjadi 6,05 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional,” terangnya.

Sementara itu untuk capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Minut juga menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, IPM Minut tercatat 79,76, yang masuk kategori tinggi dan melampaui target RPJMD sebesar 77,27.

“IPM ini menggambarkan kualitas hidup masyarakat yang dilihat dari sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” ungkap Joune Ganda yang menjelaskan disisi lainnya bahwa pemerataan pendapatan, Gini Ratio Minut berada di angka 0,3, menunjukkan tingkat ketimpangan yang relatif rendah, yang harus terus didorong agar pendapatan masyarakat semakin merata.

Sementara itu, dari sisi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), realisasi capaian juga melampaui target. Jika target yang ditetapkan sebesar 10,56 persen, realisasi pada 2025 mencapai 12 persen.

Tak hanya indikator ekonomi, Joune Ganda juga mengungkapkan bahwa Minut mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai kabupaten yang sangat inovatif dalam pelayanan publik.

“Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Pemkab Minut untuk terus berinovasi,” ungkapnya, yang menilai dari sisi investasi Minut semakin diminati para investor karena stabilitas daerah dan potensi ekonomi yang besar, terutama sektor pariwisata.

Salah satu kawasan unggulan KEK Pariwisata Likupang yang masuk dalam Destinasi Super Prioritas Nasional. Di kawasan tersebut, saat ini tengah dibangun hotel bintang lima. 

"Ada juga rencana pembangunan kawasan resort berskala internasional dengan nilai investasi mencapai Rp2 triliun. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Minahasa Utara untuk bersama-sama mendukung dan mengawal program pembangunan pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Dr. Joune Ganda.

Adapun para peserta/undangan yang hadir saat itu, yakni jajaran Forkopimda Kabupaten Minut, pelaku usaha/investor, jajaran Pemda Minut, Organisasi Masyarakat (Ormas), jajaran anggota dan pimpinan DPRD Kabupaten Minut, Insan Pers, Akademisi/Mahasiswa.

(Mild/**)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.