MINAHASA UTARA sulutberita.com
Selama dua (2) hari ke 20 finalis putra putri Remaja Teladan (Retel) wilayah Minawerot, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dalam masa karantina di Sutanraja Hotel, sejak tanggal 20 hingga 22 Maret 2026, telah dibekali beragam materi pembinaan yang mencakup penguatan iman, kepemimpinan, hingga pengembangan diri di era digital.
Sebelumnya juga para peserta telah mengikuti sejumlah tahapan diantaranya, tes secara online dan wawancara dari para dewan juri dari berbagai disiplin ilmu.
Disampaikan Ketua KPRW Minawerot, DR. Joune Ganda melalui Sekretaris KPRW, Selfran Wungouw, bahwa seluruh materi yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan dan mengacu pada pola baku pemilihan Remaja Teladan Sinode.
Menurutnya, pembinaan iman dan pembentukan karakter generasi muda menjadi prioritas penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk pengaruh media sosial, game online, hingga potensi penyimpangan seperti judi online.
“Pembinaan iman dan karakter harus menjadi perhatian serius agar remaja mampu menghadapi tantangan zaman dengan nilai-nilai Kristiani yang kuat,” ujarnya menyampaikan pesan dari Ketua DR. Joune Ganda yang juga dikenal aktif dalam pembinaan generasi muda gereja.
Sementara itu, Koordinator Bidang Pelsis dan Retel KPRW Minawerot Bright Walingkas yang saat itu didampingi Ketua Ikatan Retel Gloryo Pinangkaan dan Sekretaris Syalimita Wungouw, pun menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Bupati Minahasa Utara DR. Joune Ganda dalam setiap tahapan kegiatan.
Dimana, pihak panitia pun memastikan seluruh rangkaian kegiatan karantina tersebut berjalan lancar, serta memberikan dampak positif bagi peserta, baik dari sisi spiritual maupun pengembangan kapasitas diri.
Diketahui materi yang ada dalam masa karantina tersebut antara lain, Evangelism Explosion for Generation (EE4G), navigasi era kecerdasan buatan sebagai murid Kristus, komunitas kelompok berakar, bertumbuh dan berbuah (KB3), organisasi dan kepemimpinan Kristen, serta edukasi seputar keremajaan, relasi, dan spiritualitas.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait dogma dan ajaran GMIM, kebudayaan dan pariwisata Minahasa Utara, public speaking, hingga pelatihan berkhotbah dan menjadi pemandu liturgi.
Adapun kegiatan karantina itu ditutup dengan sesi retreat dan penampilan bakat, yang juga menjadi bentuk penilaian dari dewan juri.
Selanjutnya, para finalis akan mengikuti tahapan Uji Kompetensi Potensi Diri yang meliputi, review jurnal tentang keremajaan, pemaparan tokoh Alkitab, serta kemampuan berkhotbah. Dan untuk puncak acara Malam Finalnya, dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 Maret 2026 bertempat di Jemaat Paulus Kauditan.
(***)
Berikut ini daftar nama 20 Finalis Remaja Teladan Minawerot 2026:
Finalis Putra:
Grasberg Keegan Verrel Langelo – Jemaat Paulus Kauditan
Daniel Frangky Lucky Piri – Jemaat Eben Haezer Treman
Galilea J. L. Lumangkuna – Jemaat Naomi Watudambo
Karlo Jusoph L. Warouw – Jemaat Kyrios Kawiley
Skayvo Rayell Loho – Jemaat Imanuel Kaima
Jorge Mengko – Jemaat Baitani Watudambo
Marcelino Jeluvin Hernowo – Jemaat Eben Haezer Treman
Junior Ibrani Mantiri – Jemaat Kyrios Kawiley
Godwin Landryo Ticoalu Sigarlaki – Jemaat Baitani Watudambo
Clay Justicio Heisel Langelo – Jemaat Imanuel Kaima.
Finalis Putri:
Majesty Mikha Lontoh – Jemaat Imanuel Kaima
Kheyla Windly Katuuk – Jemaat Eben Haezer Treman
Prisyllia Victory Mariana Rompis – Jemaat Imanuel Kaima
Alexa Pranoto – Jemaat Naomi Watudambo
Clarisa Arsyanita Kasegeran – Jemaat Kyrios Kawiley
Oktriana Pratami Ependi – Jemaat Paulus Kauditan
Veisie Victoria Valentine Tanauma – Jemaat Eben Haezer Treman
Sarah Ribka Mofu – Jemaat Kasih Kristus
Feily Mellisa Claudia Seroh – Jemaat Kyrios Kawiley
Aira Aurelia Adju – Jemaat Eben Haezer Treman.

