MANADO sulutberita.com
Kegiatan Ramadhan Experience Event 2026 yang digelar Yayasan Suara Madani Indonesia (YSMI) bersama Syiar Muslimah Indonesia (SMAI) Sulawesi Utara (Sulut) yang mengusung tema ‘Untukmu Yang Teristimewa, Sebuah Ruang Untuk Tumbuh, Bersinar dan Mengukir Mimpi’, yang berlangsung penuh khidmat di Room Hotel Sintesa Peninsula Manado, pada Minggu, 15 Maret 2026.
Adapun kegiatan penuh berkah yang menghadirkan 70-an anak-anak yang terdiri para anak yatim, duafa, serta Pondok Taman Pengajian itu pun sebelumnya telah digelar lomba menggambar/talent show guna menggali bakat para anak, serta dirangkaikan dengan berbuka puasa bersama.
Dalam kesempatan itu Ketua SMAI Sulut Rillya Gobel, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan program rutin di bulan Ramadhan, dengan konsep yang dibangun memberikan pendidikan dan memuliakan para anak.
“Kami buat sedikit berbeda dimana anak-anak yang hadir bukan semata hanya sebagai penerima santunan bantuan. Akan tetapi mereka hadir sebagai peserta dengan menggunakan Id Card, sehingga mereka merasakan bahwa mereka diperlakukan sama seperti para anak lainnya dengan berkeadilan," ungkapnya saat diwawancarai para awak media.
"Mereka bukan hanya mendapatkan, tetapi bisa merasakan pengalaman hal yang berbeda, namun tetap mendapatkan hak-hak mereka, seperti Medali, Bingkisan dan THR Lebaran,” tambah Rilya Gobel yang juga tercatat sebagai ASN aktif di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut itu.
Adapun dirinya juga menjelaskan bahwa tujuan untuk memuliakan para anak itu, tidak terkesan hanya merasa dikasihani, akan tetapi soal kelayakan mereka hadir bersama-sama mengikuti kegiatan sebagaimana mestinya.
“Dengan konsep ini anak-anak akan merasa di istimewakan. Mereka merasa punya ruang untuk berekspresi, mengeluarkan potensi bakat mereka, sehingga mereka nantinya pulang merasa bahwa mereka memang layak sebagaimana anak-anak lainnya,” terangnya yang optimis bahwa program tersebut akan terus berkelanjutan ditahun-tahun berikutnya, yang pada intinya SMAI akan selalu hadir untuk membangun memberikan ruang yang bagi para anak yatim dan duafa khususnya, bagi panti-panti asuhan di Sulut yang selama ini jarang tersentuh masyarakat.
Sementara itu melalui Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulut KH. Ulyas Taha, pun dalam kesempatan itu mengapresiasi akan inisiasi program dinilai sangat luar biasa dilaksanakan di bulan Ramadhan oleh Yayasan Suara Madani Indonesia dan Syiar Muslimah Indonesia.
“SMAI bisa berbagi kepada mereka-mereka yang kurang beruntung. Apalagi, ini merupakan salah satu syiar Rasulullah SAW bahwa bulan Ramadan harus terus berbagi,” ungkapnya kepada wartawan.
Kakanwil Kemenag Sulut pun berharap, agar kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan karena juga merupakan tugas dan bagian dari program Kemenag, yang pada hari ini (Minggu) telah dilaksanakan oleh SMAI
“Semogan kegiatan rutin dilakukan, dan bisa diikuti oleh kelompok-kelompok atau majelis yang lain agar kita semakin banyak orang yang peduli kepada anak yatim dan kaum duafa,” pungkas Kakanwil Kemenag Sulut Ulyas Taha.
Adapun dalam kegiatan yang dihadiri Komisaris BSG Djafar Alkatiri, Tokoh Agama Sulut Ayub Ali Albugis, Staf Khusus (stafsus) Gubernur Sulut Bidang Hubungan Antar Lembaga, Nurjannah Saelani Sandiah, serta jajaran Pengurus Yayasan Suara Madani Indonesia dan Syiar Muslimah Indonesia Sulut, telah dilakukan penyerahan santunan kepada Taman Pengajian Quran (TPQ) Bani Achdlar Bitung.
(Mild)

