Sulut "Pusat Energi Muda Indonesia" Menteri Abdul Mu'ti Dan Gubernur Yulius Berbaur Bersama Pelajar


MANADO,sulutberita.comSemangat ribuan pelajar, guru dan masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) terlihat yang begitu sangat antusias mengikuti kegiatan Senam Anak Indonesia bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Abdul Mu’ti dan Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK), pada Jumat 26 September 2025, pagi hari, yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur, Jl. 17 Agustus, Teling, Kota Manado.

Kegiatan yang dipusatkan di Provinsi Sulut itu pun dinilai menjadi momentum bersejarah, yang "menegaskan" bahwa Sulut sebagai Pusat Energi Muda Indonesia.

Kehadiran Menteri Abdul Mu’ti bersama jajarannya pun disambut meriah penuh semangat kebersamaan. Dimana, bagi Gubernur YSK, kunjungan ini bukan sekadar acara olahraga, melainkan sinyal kuat hadirnya harapan baru bagi dunia pendidikan Sulawesi Utara.

“Tentunya pagi ini Bapak Menteri membawa semangat dan harapan baru untuk Sulawesi Utara. Kehadiran rombongan dari seluruh Indonesia ini juga menjadi ajang mengenalkan daerah kita. Kami berharap sinergi program pemerintah pusat dan daerah dapat semakin meningkatkan indeks pembangunan manusia, terutama di sektor pendidikan,” ujar Gubernur.

Disamping itu, dirinya juga menegaskan akan komitmen Pemprov Sulut untuk mendukung wajib belajar 12–13 tahun, peningkatan mutu pendidikan, serta keseimbangan antara kecerdasan dan kesehatan melalui pola hidup aktif.

Sementara itu, ucapan apresiasi disampaikan Menteri Abdul Mu’ti kepada masyarakat Sulut, bahwa kegiatan Senam Anak Indonesia merupakan bagian dari program Pagi Ceria, kolaborasi tiga kementerian yakni, Kemendikdasmen, Kemendagri, dan Kemenag.

“Pagi Ceria meliputi menyanyikan Indonesia Raya, senam anak hebat, doa bersama, lalu dilanjutkan pembelajaran di kelas. Program ini sejalan dengan arahan Presiden untuk membangun generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan unggul,” tegas Mu’ti yang juga menyoroti pentingnya pola makan bergizi dengan memanfaatkan pangan lokal khas Sulawesi Utara, serta mengingatkan bahaya konsumsi junk food. Selain itu, ia membeberkan dukungan pemerintah pusat bagi pengembangan pendidikan Sulut, mulai dari revitalisasi sekolah, penguatan deep learning, pengenalan mata pelajaran coding dan kecerdasan buatan (AI), hingga pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa.

“Harapan kami, semangat belajar anak-anak terus meningkat. Karena semangat belajar itulah kunci lahirnya generasi berprestasi dan unggul,” tandas Menteri Mu'ti.

Gelombang energi dari ribuan peserta pagi itu membuktikan: Sulawesi Utara bukan hanya daerah penyangga bangsa, tetapi panggung lahirnya generasi emas Indonesia. (Mild/*)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.