MANADO,sulutberita.com - Terkait informasi yang beredar luas di masyarakat, soal apresiasi hadiah rumah bagi para atlet berprestasi asal Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang akan diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, ditegaskan Gubernur Yulius Selvanus, itu berlaku bagi atlet berprestasi yang berhasil meraih medali emas di tingkat nasional atau Pekan Olahraga Nasional (PON), bukan di tingkat Provinsi atau Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Pemprov Sulut, Denny Mangala dalam keterangan resminya mengklarifikasi kabar yang kini beredar luas di masyarakat.
"Ini penting dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat maupun kalangan olahraga. Bapak Gubernur sangat menghargai seluruh perjuangan atlet, baik yang berlaga di tingkat Porprov maupun di PON. Namun, perlu ditegaskan bahwa hadiah rumah merupakan bentuk penghargaan khusus bagi atlet yang mengharumkan nama Sulawesi Utara di kancah nasional,” terang Mangala.
Adapun apresiasi untuk atlet di tingkat Porprov yang menjadi ranah Kabupaten/Kota menurutnya, oleh Pemprov Sulut berkomitmen memberi perhatian penuh kepada pembinaan olahraga di semua level, mulai dari tingkat daerah hingga nasional.
“Atlet Porprov adalah generasi yang sedang kita siapkan menuju ajang yang lebih tinggi. Karena itu, Pemda Kabupaten/Kota pasti akan memberikan perhatian, tetapi untuk hadiah rumah itu secara khusus ditujukan bagi para atlet peraih medali emas di ajang PON, dan itu merupakan ranahnya Pemerintah Provinsi Sulut," jelasnya.
Ditekankan Mangala bahwa, langkah yang diambil (Pemprov Sulut) itu bukan untuk membeda-bedakan, melainkan bentuk penegasan untuk skala apresiasi sesuai dengan level kompetisi.
“PON adalah panggung nasional, yang dimana Sulawesi Utara bersaing dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia. Prestasi emas di PON adalah prestasi monumental yang patut diapresiasi dengan hadiah rumah sebagaimana dimaksudkan, untuk memotivasi atlet daerah dengan kategori berprestasi di level Nasional bahkan juga Internasional. Sementara untuk Porprov adalah, panggung pembinaan di tingkat daerah yang tidak kalah pentingnya karena menjadi batu pijakan bagi para atlet menuju prestasi nasional,” tandas Mangala.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulut, Jemmy Ringkuangan menyatakan bahwa, kebijakan Gubernur Sulut ini menjadi bukti nyata bahwa prestasi olahraga mendapat tempat terhormat dalam pembangunan daerah. Ringkuangan yang juga Ketua selaku Umum Forki Sulut berpendapat bahwa Selain memotivasi atlet agar lebih giat berlatih, janji ini juga menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya memberikan apresiasi simbolis, tetapi juga menyiapkan kepastian masa depan bagi para juara.
Menurut JR (sapaan akrab Kadispora Sulut) yang juga Ketua Aquatik Sulut mengingatkan bahwa Gubernur berharap, dengan adanya kebijakan tersebut, Sulawesi Utara mampu menorehkan sejarah baru dengan peningkatan jumlah medali emas dan mengharumkan nama daerah pada PON 2028 mendatang.
Oleh sebab itu, JR berharap akan semua komponen di Sulut mendukung arah dan kebijakan pembangunan olahraga yang digagas oleh Gubernur Sulut Bapak Mayjen TNI Purn Yulius selvanus, SE
Adapun Pemerintah Provinsi Sulut mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan penuh kepada para atlet, baik ajang Porprov maupun PON, karena keduanya memiliki peran vital dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, kompetitif, dan membanggakan bagi daerah. (Mild/*)

