Ditangan Gubernur Yulius Selvanus Pastikan Impian 60 Putra-Putri Terbaik Sulut Menuju Akmil, Akpol Dan IPDN Terwujud


MANADO,sulutberita.com“Mereka bukan hanya 60 anak, mereka adalah 60 mimpi yang sedang berjuang untuk menjadi kenyataan. Tugas pemerintah adalah memastikan pintu itu terbuka selebar-lebarnya,” tegas Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, melalui Juru Bicara (Jubir) yang juga Plh. Kepala Dinas Komdigi Dr. Denny Mangala, MSi, dalam "menjawab" harapan masa depan 60 putra-putri terbaik daerah Sulut yang bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Provinsi Sulut pada tanggal 17 Agustus 2025, baru-baru ini.

Hal itu merupakan wujud semangat kepemimpinan dari Gubernur Yulius dalam membuka jalan bagi 60 putra-putri terbaik daerah itu sebagai bentuk Reward, yang tidak diberikan dalam bentuk fisik, tetapi dengan langkah nyata memfasilitasi mempersiapkan masa depan 60 anggota Paskibraka Sulut, melalui pemeriksaan kesehatan gratis, tes psikologi, hingga bimbingan belajar secara intensif untuk masa depan mereka.

"Semua dipersiapkan untuk memastikan generasi emas ini memiliki fondasi kuat melangkah menuju Akmil, Akpol, maupun IPDN," terang Mangala.

Bagi Gubernur Yulius, menurutnya setiap anak muda Paskibraka bukan hanya simbol disiplin dan keteguhan, melainkan juga benih masa depan bangsa. Dalam setiap sorot mata mereka, Gubernur melihat kobaran api harapan yang tak boleh padam, api yang harus dipelihara dengan kasih, perhatian, dan fasilitas yang tepat.

"Program pemeriksaan kesehatan gratis menjadi bentuk nyata kepedulian. Para calon Taruna dan Praja itu diperiksa secara menyeluruh, mulai dari kesehatan fisik, daya tahan tubuh, hingga potensi medis yang menjadi syarat utama masuk lembaga pendidikan kedinasan. Setelah itu, tes psikologi digelar secara profesional, untuk mengukur ketangguhan mental dan karakter kepemimpinan. Demikian halnya dengan bimbingan belajar, semua dilakukan dengan standar tinggi, namun tetap dengan nuansa kebersamaan yang hangat," ungkapnya.

Tidak berhenti sampai disitu, lanjut Mangala, Gubernur Yulius memastikan adanya pendampingan berkelanjutan, mulai dari pelatihan fisik, pembinaan mental, hingga motivasi spiritual. Karena baginya (Gubernur), menyiapkan generasi Paskibraka bukan pekerjaan sesaat, melainkan investasi panjang yang akan kembali dalam bentuk pemimpin-pemimpin bangsa di masa depan.

Langkah ini membuat 60 putra-putri Paskibraka merasa tidak berjalan sendirian. Mereka merasakan tangan pemerintah benar-benar hadir menjadi jembatan yang memudahkan, bukan batu yang menghalangi. Harapan yang dulu hanya sekadar mimpi kini berubah menjadi jalan yang jelas menuju gerbang Akmil, Akpol, dan IPDN maupun cita cita lainnya.

"Adapun dengan langkah tersebut, Gubernur Yulius Selvanus kembali menegaskan visinya: Pemerintah bukan hanya pengendali roda birokrasi, tetapi simpul distribusi solusi bagi generasi muda. Dan di Sulawesi Utara, 60 putra-putri Paskibraka ini kini bersiap menorehkan sejarah baru dengan dukungan penuh dari seorang Gubernur yang melihat masa depan jauh melampaui batas hari ini," tutup Mangala.

Sementara itu, oleh salah satu peserta yang mewakili Paskibraka Sulut pun angkat suara bahwa, sosok dari Gubernur Yulius Selvanus bukan sekadar sebagai seorang pemimpin, namun menjadi orang tua kedua bagi mereka.

“Kami merasa diperhatikan, diberi kesempatan, bahkan dimudahkan untuk meraih cita-cita,” ungkap Paskibraka Sulut itu dengan nada penuh haru bahagia dengan mata berbinar. (Mild/*)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.