MANADO sulutberita.com
Sebanyak 2.500 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2026, secara resmi mulai mengikuti masa orientasi sejak dibuka Gubernur Yulius Selvanus, Selasa 28 April 2026, pagi tadi yang ditandai dengan Apel Peserta Orientasi yang berlangsung di Kantor Gubernur, di Jl. 17 Agustus, Manado.
Apresiasi Gubernur kepada para peserta dalam pelaksanaan kegiatan pembukaan berjalan tertib, menandakan kedisiplinan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan mengingatkan pentingnya Kedisiplinan, Semangat, dan Dedikasi bagi para ASN.
Lanjutnya bahwa kegiatan orientasi ini menjadi tahap penting bagi PPPK untuk memperkuat wawasan, kemampuan serta membentuk sikap dan pola pikir, agar cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja di instansi masing-masing.
Gubernur juga meminta kepada para PPPK agar memanfaatkan orientasi ini sebaik-baiknya untuk menambah ilmu sebanyak mungkin.
“Jika belum memahami sesuatu, jangan ragu untuk bertanya. Yang terpenting, pahami tugas pokok dan fungsi masing-masing,” ucapnya, sembari mengingatkan bahwa setiap ASN memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, yakni mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Dimana visi tersebut telah dijabarkan dalam berbagai program pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Gubernur juga menegaskan agar kinerja ASN tidak boleh main-main karena seluruh aktivitas pemerintahan dibiayai oleh uang rakyat, sehingga loyalitas, integritas, serta kinerja yang optimal menjadi tuntutan utama dalam menjalankan tugas.
“ASN digaji dari uang rakyat, sehingga harus bekerja untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Sulut, Franky Tintingon menjelaskan bahwa peserta PPPK orientasi tahap kedua tahun 2026 ini berjumlah 2.500 orang. Sebelumnya, pada tahap pertama di tahun 2025, sudah ada sekitar 500 peserta yang telah mengikuti kegiatan serupa.
“Masih terdapat 7.582 PPPK yang akan mengikuti orientasi pada tahap berikutnya,” jelasnya.
Diketahui, selain pembekalan teknis, kegiatan orientasi ini juga akan mencakup materi wawasan kebangsaan guna memperkuat komitmen ASN dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
(Is/***)

