Perkuat Sinergitas Internasional, Uni Eropa Dukung Agenda Keberlanjutan Sulut


MANADO
sulutberita.com

Momentum ramah tamah makan malam bersama yang berlangsung di Wisma Graha Gubernuran Sulawesi Utara (Sulut) di Manado, Jumat 17 Juli 2026 tadi malam, menjadi agenda spesial bagi delegasi Uni Eropa bersama mitra pembangunan di Sulut.

Para tamu yang dijamu langsung Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE tersebut nampak sangat akrab, serta menjadi ajang memperkuat sinergi internasional dalam mendukung agenda keberlanjutan di Sulut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Saya menyambut baik dan menyampaikan selamat datang kepada para Duta Besar perwakilan negara-negara Uni Eropa, Pimpinan KfW Development Bank, Perwakilan Pemerintah Pusat, dan Pimpinan WCS Indonesia Program,” ujar Gubernur.

Dalam sambutannya, Gubernur memaparkan potensi strategis Sulut.

Di mana, wilayah Sulut dihuni 2,77 juta jiwa dengan pertumbuhan ekonomi 5,66% pada tahun 2025. Sebanyak 73% wilayahnya terdiri dari perairan.

“Laut bagi kami bukanlah pemisah, melainkan urat nadi kehidupan dan masa depan. Oleh karena itu, visi pembangunan kami selaras dengan kebijakan Ekonomi Biru nasional,” tegasnya.

Komitmen konservasi juga ditunjukkan Pemprov. Saat ini Sulut telah menetapkan Kawasan Konservasi Perairan seluas 239.373,79 hektar demi menjaga kelestarian terumbu karang dan keanekaragaman hayati laut.

Gubernur bangga dengan sektor perikanan Sulut.

Nelayan mayoritas menggunakan alat tangkap tradisional seperti HUTATE, menghasilkan tangkapan berkualitas tinggi seperti tuna, cakalang, dan skipjack.

Ekspor perikanan Sulut mencapai 140 juta USD dengan Nilai Tukar Nelayan 112 pada tahun 2025.

Kerja sama dengan Kementerian Kehutanan RI, Pemerintah Daerah, WCS, Uni Eropa dan KfW sejak 2020 telah memberdayakan 29 desa dan melatih 37 kelompok masyarakat pesisir untuk mata pencaharian berkelanjutan.

Kolaborasi ini juga mengantarkan Desa Budo meraih penghargaan desa wisata terbaik nasional.

Gubernur mengapresiasi dukungan Delegasi Uni Eropa, KfW, Pemerintah Pusat dan WCS-IP.

Ia berharap kerja sama ini terus berkelanjutan demi menjaga ketahanan ekosistem laut, mitigasi perubahan iklim, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Hadir dalam acara, Duta Besar Uni Eropa H.E. Denis Chaibi, Duta Besar Belgia H.E. Frank Felix, Duta Besar Denmark H.E. Sten Frimodt Nielsen, Duta Besar Lithuania H.E. Darius Gaidys, Duta Besar Czech H.E. Petr Kopriva, Duta Besar Irlandia H.E. Sharon Lennon, Duta Besar Austria H.E. Alexander Rieger, Deputy Head of Mission Finlandia & Portugal, Country Director KfW Burkhard Hinz, Country Director WCS Noviar Andayani, Forkopimda Sulut, dan jajaran Pemprov Sulut. 

(*/Is)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.