Semangat Dan Wajah Baru Untuk Sulut Maju "Satu Tahun Kepemimpinan YSK-Victory": Langsung Action!


SULUTBERITA.COM

Suasana penuh khidmat bercampur kebahagiaan menghiasi puncak acara syukuran "Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay (YSK-Victory)" yang berlangsung di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Kota Manado, pada Kamis 5 Maret 2026, pasca diambil sumpah jabatan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada bulan Februari 2025 lalu.

Dalam kurun waktu 12 bulan pertama (pasca dilantik), YSK-Victory pun langsung action untuk kemajuan Bumi Nyiur Melambai, dengan wajah dan semangat baru, bergerak cepat melakukan manuver yang menyentuh hingga akar rumput. Dimana ditangan mereka (YSK-Victory) salah satu agenda penting yang mampu menyentuh hati dan menghidupkan kembali "roh perjuangan" rakyat Sulawesi Utara, melalui momentum peringatan akbar Peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946 yang berlangsung di Lapangan KONI Sario, Kota Manado.

Langkah simbolik itu pun menjadi pemantik semangat baru bagi kebijakan-kebijakan Pro-Rakyat yang selanjutnya menyusul kemudian, terbukanya Gerbang Pasifik yang dibawah komando Yulius-Victor, Sulawesi Utara kian mengukuhkan diri sebagai Gerbang Pasifik Indonesia.

Langit Manado kini lebih disibukkan dengan penerbangan pesawat-pesawat dari Seoul, Taipei, hingga China, yang efek dominonya pun terasa nyata; pariwisata tidak lagi hanya soal Bunaken. Destinasi seperti Bukit Kasih Kanonang dan Sumaru Endo kembali bersinar setelah direvitalisasi, memberi napas baru bagi UMKM lokal.

Secara makro, ekonomi Sulut tumbuh perkasa di angka 5,66%. Namun, angka bukan segalanya. Bagi warga di Pulau Gangga atau Kakorotan, keberhasilan sejati adalah saat lampu rumah mereka bisa menyala 24 jam penuh, sebuah mimpi yang baru terwujud secara konsisten di era kepemimpinan ini.

Investasi Manusia dan Ketahanan Pangan

YSK-Victor sadar bahwa bangunan fisik akan rapuh tanpa SDM yang unggul. Pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan dan dibukanya Fakultas Kedokteran di UNIMA menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak pemimpin dan tenaga ahli dari tanah sendiri.

Di sektor perut, pemerintah tidak main-main. Melalui Gerakan Pangan Murah di 190 titik dan program “Tanam Apa yang Dimakan”, stabilitas harga terjaga meski badai inflasi mengancam. Saat bencana banjir melanda Manado atau erupsi melanda Sitaro, birokrasi yang biasanya kaku berubah menjadi respons cepat; bantuan hadir tanpa perlu menunggu administrasi yang berbelit.

Menuju Masa Depan

Satu tahun memang baru permulaan. Namun, dengan pondasi yang diletakkan melalui penyelesaian RTRW yang sempat tertunda tujuh tahun serta masuknya investasi kakap dari Jepang, arah masa depan Sulut kini terlihat lebih jelas.

Kepemimpinan Yulius-Victor telah membuktikan bahwa sinergi antara pusat dan daerah, yang dibalut dengan rasa cinta pada budaya dan rakyat, mampu mengakselerasi pembangunan yang inklusif. Sulut tidak hanya sedang membangun gedung, tapi sedang membangun martabat dan kesejahteraan bagi seluruh warganya.

Rangkuman Capaian Satu Tahun YSK-Victor

• ​Ekonomi & Fiskal: Pertumbuhan ekonomi stabil di angka 5,66% dengan PDRB mencapai Rp 204,75 triliun. Terjadi kenaikan UMP sebesar 6,01% dan perolehan Opini A dari BPK RI untuk tata kelola aset.

• ​Pariwisata Internasional: Pembukaan rute penerbangan langsung (Seoul, Taipei, Jepang, China) dan revitalisasi destinasi strategis seperti Bukit Kasih serta Danau Tondano.

• ​Pendidikan & SDM: Pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan, pembukaan Fakultas Kedokteran di UNIMA, serta revitalisasi 50 sekolah.

• ​Infrastruktur & Energi: Listrik 24 jam menjangkau wilayah kepulauan (Gangga, Nain, Mantehage, dll) dan percepatan penanganan banjir melalui program NUFReP.

• ​Sosial & Budaya: Menghidupkan kembali peringatan Peristiwa Merah Putih 14 Februari, pemberian jaminan sosial bagi rohaniawan/atlet, serta respon cepat bencana (286 hunian tetap di Sitaro).

• ​Kedaulatan Pangan: Gerakan Pangan Murah di 190 titik dan optimalisasi 2.000 hektare lahan padi.

(Drin***)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.