MANADO,sulutberita.com - Momentum puncak perayaan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), pada Selasa, 23 September 2025, di Halaman Kantor Gubernur Sulut, Jl. 17 Agustus, Teling, Kota Manado, berlangsung meriah, bahagia dan penuh semangat persatuan, bernuansa keberagaman suku/adat daerah yang ada di Nyiur Melambai.
Hal ini pun menyita perhatian publik, khususnya pakaian adat Bolmong yang dikenakan Gubernur Yulius Selvanus bersama istri, yang hal itu (pakaian adat Bolmong) memiliki nilai/makna yang tinggi di masyarakat Bolmong Raya.
Seperti halnya pakaian adat Salu dari Bolmong, itu memiliki sejumlah makna dan simbol yang salah satunya, 3 tanggung jawab perempuan, seperti: Pendamping Suami, Anggota Masyarakat, serta Pembimbing dan Pendidik Anak, mewakili 5 Sila dalam Pancasila sebagai dasar pendidikan bagi anak, hingga melambangkan Kesuburan, Padi dan Emas, serta masih banyak makna dan simbol lainnya lagi.
Bahkan diketahui, pakaian adat Salu ini juga pernah dikenakan salah satu istri dari sang Proklamator juga Presiden RI pertama (Bung Karno atau Ir. Soekarno) berdarah Bolmong yaitu, Kartini Manoppo, mengisyaratkan semangat patriotisme, saat HUT RI. Selain itu juga, Salu ini pernah di pakai Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Sementara itu, untuk pakaian adat Bolmong bagi Pria atau Baniang, melambangkan Keanggunan, Status Sosial, Penghormatan Adat, serta lambang Jati Diri Rakyat Totabuan. (Mild)


