Waspadai Virus Nipah Masuk Sulut, Pihak Bandara Sam Ratulangi Siagakan 6 Langkah Ini


MANADO
sulutberita.com

Mewaspadai potensi penyebaran virus Nipah ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), oleh pihak Bandar Udara (Bandara) Sam Ratulangi Manado, kini tengah mengambil enam (6) langkah penting sebagai bentuk kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Berikut ini langkah-langkah yang diambil pihak bandara, yang disampaikan GM Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko:

*1. Koordinasi dengan BKK*

- Pelaksanaan koordinasi Kantor Cabang Bandara Sam Ratulangi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Manado terkait upaya pencegahan dan peningkatan kesiapsiagaan penyebaran Virus Nipah.

- Penguatan pelaksanaan SOP penanganan penumpang terindikasi penyakit di Bandara Sam Ratulangi.

*2. Kesiapan Fasilitas* 

- Memastikan kesiapan fasilitas Ruang Isolasi di bandara untuk penumpang yang terindikasi atau suspect.

- Pemastian kesiapsiagaan ambulans dan pelaksanaan koordinasi dengan rumah sakit rujukan.

*3. Sosialisasi dan Edukasi*

- Pelaksanaan sosialisasi informasi penyebaran virus Nipah melalui media sosial oleh BKK bekerja sama dengan bandara. 

- Pelaksanaan sosialisasi edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat/PHBS di bandara.

*4. Pemantauan Penumpang*

- Pelaksanaan pemantauan suhu tubuh menggunakan thermal scanner, serta penguatan profiling penumpang di area kedatangan internasional.

- Pemantauan dan profiling penumpang di area  keberangkatan internasional/domestik sebagai upaya antisipasi terhadap penumpang yang berpotensi masuk dalam masa inkubasi virus Nipah.

*5. Penerapan Protokol Kesehatan*

- Penerapan protokol kesehatan bagi tenaga medis meliputi penggunaan APD, prosedur penanganan pasien suspect, pengendalian kebersihan dan sanitasi.

- Penyiapan masker bagi penumpang yang terindikasi sakit, pekerja tenant dan pekerja operasional bandara sebagai langkah pencegahan penularan.

*6. Koordinasi Lanjutan*

- Penyiapan pelaksanaan Pertemuan Komite Keamanan dengan agenda sosialisasi penyebaran Virus Nipah.

Diketahui, kini sejumlah negara dunia termasuk Indonesia, tengah "berperang" dengan penyebaran Virus Nipah atau NiV zoonosis, yaitu virus yang tergolong berbahaya, yang penularannya dari hewan ke manusia, dan juga antar sesama manusia yang menyebabkan radang otak.

(Drin/*)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.